Inilah Tips Praktis Mencuci Helm Sendiri

Hampir semua pengendara memakai helmnya setiap mereka mengendarai motor. dengan seringnya helm dipakai maka tak elak lagi helm tersebut terk...

Tampilkan postingan dengan label Deterjen sedikit busa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Deterjen sedikit busa. Tampilkan semua postingan

Tips Memilih Detergen Bubuk

1. Deterjen tersebut ramah lingkungan

Deterjen harus biodegradeable yaitu mudah terurai secara alamiah dan tidak meninggalkan bekas. Cara pengujiannya yaitu dengan mencampur deterjen dengan air, aduk merata dan siramkan ke tanah dan tanaman, apakah tanaman tersebut dapat hidup di hari berikutnya?

2. Tidak panas di tangan

Deterjen yang menyebabkan panas apabila digenggam dengan tangan adalah karena adanya reaksi dari soda (sodium hydroxide) terhadap lemak di bawah lapisan kulit. Bahan ini banyak digunakan karena murah harganya. Bahan tersebut bersifat korosif dan jika dalam jumlah banyak dapat menimbulkan iritasi. Cara pengujiannya yaitu dengan melarutkan deterjen ke dalam air kemudian rendam beberapa logam besi dan biarkan beberapa hari. Lihat hasilnya apakah logam tersebut berkarat, hal tersebut juga berlaku pada pakaian Anda.

3. Tidak banyak berbusa

Mitos yang selama ini ada di kalangan ibu rumah tangga yaitu bahwa mencuci semakin bagus dengan banyaknya busa pada cucian. Hal tersebut tidak sepenuhnya benar karena busa tersebut timbul karena adanya bahan busa (Carboxly Methyl Cellulose) sejenis bahan kimia yang hanya menghasilkan buih dan reaksi lainnya tidak ada. Karena banyaknya busa maka kita akan semakin asyik menyikat pakaian dan akhirnya kotoran di pakaian copot karena kita sikat.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa keuntungan dan kerugian banyaknya busa sebagai berikut :
  • Keuntungan : Tidak Ada.
  • Kerugian : Pemakaian air bertambah (untuk membilas)
  • Tenaga lebih banyak keluar
  • Waktu banyak terbuang
4. Deterjen bekerja untuk kita, bukan kita yang bekerja untuk deterjen

Deterjen yang baik adalah deterjen yang mampu mengangkat kotoran dari kain/pakaian, apabila kita merendam pakaian dalam deterjen, yang kita harapkan adalah kotoran pada kerah baju bias lepas, namun sering baju yang kita rendam kotorannya tetap ada pada baju tersebut sehingga kita mesti menyikatnya untuk menghilangkan kotoran tersebut.

Pengujian :
Larutkan sabun pada segelas air, aduk hingga rata. Masukkan sisir yang kotor ke dalamnya dan rendam selama 20 menit. Lihat apakah kotoran sisir tersebut dapat lepas dari sisirnya dan coba diaduk-aduk apakah kotoran sisir lepas?
5. Berat jenis deterjen lebih berat dari air

Deterjen memiliki berat jenis lebih berat daripada air, jika dilarutkan dalam air maka ia akan tenggelam. Cara pengujiannya dengan menuangkan satu sendok takar deterjen ke dalam segelas air dan perhatikan apakah mengapung atau tenggelam.

READ MORE - Tips Memilih Detergen Bubuk

Cara Mencuci Bantal

Bantal juga perlu dicuci, setidaknya setahun sekali. Pasalnya, selama pemakaian, bantal akan ditempeli banyak kotoran, seperti debu dan sel-sel kulit mati.

Bahkan dari waktu ke waktu, bantal juga menyerap keringat dan minyak dari kulit tubuh. Belum lagi jika lembap di bagian dalam, bantal bisa jadi ditumbuhi jamur dan bakteri.

Nah, untuk membersihkan bantal dengan cara yang tepat, beberapa langkah perlu Anda lakukan terlebih dahulu sebelum mencucinya:

1. Periksa apakah bantal masih dalam kondisi baik. 

Caranya, ratakan bantal agar bahan pengisinya tidak menumpuk di satu sudut. Lipat bantal menjadi dua bagian, kemudian lepaskan. Jika bantal kembali ke bentuk semula, berarti kondisinya masih bagus. Jika tetap terlipat, bisa jadi Anda sudah perlu mengganti isiannya.

2. Pastikan jenis pengisi bantal Anda. 

Bahan yang berbeda, apakah dakron, silikon, busa, atau bulu angsa, membutuhkan perlakuan yang berbeda pula.

3. Periksa petunjuk perawatan yang terdapat pada label bantal. 

Setiap bantal pabrikan biasanya dilengkapi petunjuk untuk merawat dan mencuci sesuai bahan pengisinya.

4. Pastikan tidak ada lubang yang bisa menyebabkan isi bantal terburai keluar sewaktu dicuci. Jika ada lubang atau sobekan, tambal atau jahitlah terlebih dahulu sebelum dicuci.

Selanjutnya, Anda bisa mencuci bantal dengan tangan atau mesin cuci. Bantal berisi busa sebaiknya dicuci dengan tangan, sedangkan yang berisi dakron, silikon, atau bulu angsa dapat dicuci dengan mesin cuci. Yang penting alat yang Anda gunakan, apakah baskom atau mesin cuci, cukup besar untuk membuat bantal terendam sempurna.

Siapkan pula deterjen cair dan air hangat. Gunakan deterjen cair yang ringan dan jangan terlalu banyak. Jika terlalu banyak, Anda mesti membilasnya berkali-kali untuk menghilangkan sisa-sisa deterjen. Air hangat akan membantu membunuh jamur dan bakteri.

Setelah alat dan bahan-bahan di atas siap, cucilah dengan langkah sebagai berikut:
  • Jika Anda mencuci dengan tangan, bantal cukup direndam dalam air hangat yang sudah dicampur deterjen cair selama kurang lebih 30 menit. Kemudian bilas setidaknya tiga kali supaya sisa-sisa deterjen benar-benar hilang.
  • Jika Anda menggunakan mesin cuci, pastikan bantal terendam sepenuhnya di dalam air hangat. Atur mesin cuci pada siklus tersingkat (sekitar 10 menit) dan kecepatan putaran rendah. Setelah dicuci, bilas hingga bersih.
Selain cara mencuci, hal yang perlu Anda perhatikan adalah cara mengeringkannya. Berikut ini tips mengeringkan bantal yang perlu Anda lakukan:
  1. Peras bantal dengan cara menekannya. Jangan meremas sambil memelintir bantal, karena dapat mengubah bentuk aslinya.
  2. Jika Anda mengeringkan bantal menggunakan pengering, Anda bisa menambahkan satu atau dua buah bola tenis ke dalam mesin pengering untuk mengurai pengisi bantal. Namun ingat, untuk bantal busa, keringkan dengan cara diangin-anginkan saja, jangan dikeringkan dengan mesin pengering!
  3. Jemur bantal. Untuk bantal dakron atau silikon, guncang-guncanglah setiap satu jam agar isiannya terurai. Kemudian, balik dan taruh kembali di jemuran.
  4. Pastikan bantal kering sempurna, baik bagian luar maupun dalamnya. Bantal yang masih menyisakan kelembapan akan mudah ditumbuhi jamur. ( Sumber : Rumah.com)

READ MORE - Cara Mencuci Bantal
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...