Inilah Tips Praktis Mencuci Helm Sendiri

Hampir semua pengendara memakai helmnya setiap mereka mengendarai motor. dengan seringnya helm dipakai maka tak elak lagi helm tersebut terk...

Tampilkan postingan dengan label Aditif Deterjen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aditif Deterjen. Tampilkan semua postingan

Kimia Standard Usaha Laundry Kiloan

Berikut Daftar Kimia Standard ( Umum) dipakai dalam usaha laundry kiloan:

1.BAHAN KIMIA DASAR (Main Chemicals) 

a. Deterjen khusus Laundry

Detergent khusus Laundry memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan deterjen lain di pasaran antara lain:
  • Rendah Busa/ Tidak ada Busa
Mengapa? Karena jika busa/buih deterjen berlimpah yang biasa kita pakai untuk cucian rumah tangga menggunakan tangan(manual detegent) memerlukan proses pembilasan berkali-kali agar sisa busa/buih yang mengandung kimia surfaktan netral/bersih dari serat kain.
  • Mengandung Alkali dan surfaktan
Alkali dan surfaktan merupakan bahan pembersih utama, semakin tinggi kadarnya semakin cepat pula proses pembersihan dan pengangkatan nodanya. Menurut survey dan demo perbandingan deterjen yang beredar di pasaran dan deterjen khusus laundry bisa dilihat dengan kasat mata perbedaannya.

Apa keuntungannya? Jelas proses mencuci lebih cepat ( Hemat Waktu ) dan takaran yang lebih sedikit (irit) karena mengandung alkali untuk proses pembersihannya. Deterjen Laundry pun lebih murah dikarenakan bahan kimia pembuat busa berlimpah sangatlah mahal harganya, jadi deterjen yang beredar dipasaran jika dibanding dengan effisiensi fungsi produk menjadi lebih mahal, karena deterjen yang berada di pasaran lebih fokus kepada busa berlimpah dan wangi, bukan fungsi dari pembersih (alkali dan surfaktan).
  • Tidak terlalu wangi atau tanpa wangi
Mari kita bermain sedikit dengan logika dan akal sehat kita, Anda mengharapkan cucian anda wangi dari deterjen? Yuk kita lihat faktanya. Deterjen digunakan dalam proses pencucian, artinya tingkat wangi akan berkurang terkena air, lalu kena proses pembilasan juga air, setelah itu masuk kedalam mesin pengering (dryer) atau dijemur dibawah sinar matahari dan terkena angin. Apakah menurut logika anda parfum/wangi pada deterjen akan tetap utuh menempel pada cucian anda setelah kering? Pasti berkurang bukan?atau bahkan hilang sama sekali. Artinya jika anda menggunakan deterjen yang wangi, anda memboroskan uang anda yaitu costing parfum dalam kandungan deterjen.

b. Softener Laundry | Fabric Softener

Pelembut atau yang kita kenal dengan istilah softener di Indonesia menjadi bias artinya karena kandungan pewangi tinggi. Sesuai Logika Processing Laundry Kiloan terhadap deterjen wangi juga terjadi pada softener yang wangi, kita tidak memproduksi softener yang wangi, sebagai gantinya kami memproduksi pewangi celup, bisa dilihat keterangannya di daftar produk Pewangi Celup kami.

Untuk Laundry Kiloan kami tidak menyarankan menggunakan softener wangi.Karena untuk efisiensinya yang mau kita dapatkan dari penggunaan softener adalah kelembutannya pada pakaian, bukan wanginya, karena wangi akan berkurang jika harus masuk ke mesin dryer dengan pemanasan tinggi, atau dijemur dibawah terik matahari dan hembusan angin.

c. Parfum Laundry | Laundry Perfume

Kareakter konsumen Indonesia yang menyukai wewangian sedikit berbeda dengan masyarakat barat, untuk itu wangi pada hasil cucian pakaian sangatlah penting, dan menjadi hal utama yang diinginkan oleh pelanggan laundry kiloan selain bersih dan rapih. Proses Finishing dengan Parfum Laundry sangat cocok dilakukan oleh praktisi/pengusaha laundry kiloan di tanah air. Aroma Pilihan juga menjadi penting sebagai ciri khas laundry kiloan tersebut, aroma khas berbeda dengan aroma pewangi yang beredar di pasaran menjadi ciri unik Laundry Kiloan, karena pilihan pelanggan mencuci di laundry kiloan salah satunya ingin ada perbedaan aroma cucian dibanding pelanggan mencuci sendiri di rumah dan menggunakan bahan kimia yang memiliki aroma pasaran.

Parfum Laundry perlu diperhatikan penggunaannya dan proses pemakaiannya, ada beberapa yang dipakai pada proses setrika ada yang disemprotkan sebelum pakaian di packing kedalam plastik. Untuk itu Pilihla Parfum Laundry yang filler/bahan pengisinya adalah solvent base bukan air (waterbase), karena akan menyebabkan bau apek jika base fillernya adalah air, karena air lama mengering, jika pakaian dipacking maka akan berpotensi menimbulkan jamur atau lembab, lalu pakaian menjadi apek.

2. BAHAN KIMIA TAMBAHAN (Additive Chemicals)

a. Spotting Chemicals

Banyaknya jenis noda dan tingkat kekotoran noda, membuat kita menjadi bingung membeli bahan kimia pembersih/penghilang noda. Maka dari itu kami menyarankan anda menggunakan General Pre-Wash Spotter ( Kimia Penghilang noda umum) yang merupakan kimia spotting bersifat Multi Purpose. Spotter chemicals ini dapat membersihkan noda tingkat rendah-sedang dan sebagai surface untuk booster pada kimia spotter khusus. Pada umumnya noda apapun dapat hilang dengan chemicals ini, apalagi jika peralatan anda mendukung yaitu: Spotting Gun, jika tidak memiliki anda dapat menggunakan sikat halus dengan cara dioleskan lalu disikat.

b. Additive Deterjen|Kimia pendukung fungsi deterjen

Additive Deterjen seperti Alkali, Emulsifier dan Oxybooster dapat digunakan jika diperlukan, tergantung jenis noda dan bahan kain cucian.

c. Pemutih Pakaian / Bleaching Laundry

Seperti kita ketahui pemutih yang beredar di pasaran tidak ampuh dikarenakan pemutih mengandung zat bahaya dan jika berlebihan dilarang pada pemakaian rumah tangga, tetapi kenyataannya kita sebagai praktisi bisnis laundry ingin memberikan yang terbaik bagi customer/pelanggan laundry kiloan kita, jika pakaian dasar putih kita memerlukan pemutih dengan kadar tinggi, untuk itu gunakan Laundry Bleaching, disarankan menggunakan sarung tangan dan penutup hidung.

READ MORE - Kimia Standard Usaha Laundry Kiloan

Beginilah Cara Menghilangkan Bau Keringat di Pakaian

Keringan atau bau badan memang selalu menjadi masalah oleh semua orang, apalagi keringat dan bau badan yang berlebihan baik itu di badan dan bau keringat yang menempel di pakaian.
Bagaimana cara menghilangkan bau keringat di pakaian? Jangan kawati Fresher, simak langkah-langkah cara menghilangkan bau keringat di pakaian berikut ini. 

Berikut ini cara menghilangkan bau keringat di pakaian sehingga menjadi bau segar dan bersih seperti baru lagi : 

1. Periksa pakaian atau baju tersebut bisa dicuci sendiri di rumah atau hanya bisa dicuci kering (dry clean) oleh jasa penatu. Jika bisa dicuci basah, lanjutkan ke langkah selanjutnya. 

2. Gunakan sikat bagian bawah lengan baju atau pada ketiak baju atau pakaian memakai sikat gigi bekas yang telah dibasahi obat kumur penyegar mulut tanpa warna. 

Tes terlebih dulu produk obat kumur yang akan Anda pakai di bagian kecil dan tersembunyi pada baju Anda. Jika terjadi pemudaran warna kain, hentikan pemakaian produk ini dan beralihlah ke opsi berikutnya. 

3. Rendam bagian baju yang berbau ketiak di dalam larutan air garam dengan konsentrasi tinggi. 

Untuk membuatnya, masukkan secangkir garam ke dalam 2 liter (sekitar 2 gayung) air bersih. Biarkan bagian tersebut terendam selama 2 jam. 

4. Masukkan baju ke dalam mesin cuci, pilih siklus air hangat. Periksa petunjuk perawatan pada label pakaian untuk mengetahui suhu air maksimum yang bisa dipakai untuk mencuci baju tersebut. 

5. Tambahkan deterjen yang biasa Anda pakai. Pastikan cucian sudah terbilas hingga bersih sebelum dikeringkan.

6. Untuk hasil akhir setelah pakaian kering dan di setrika, selanjutnya semprotkan pewangi laundry merata pada pakaian. Maka aroma segar pakaian dan baju Anda akan terlihat seperti baru lagi.

READ MORE - Beginilah Cara Menghilangkan Bau Keringat di Pakaian

Pengertian Deterjen

Detergen adalah campuran berbagai bahan, yang digunakan untuk membantu pembersihan dan terbuat dari bahan-bahan turunan minyak bumi. Dibanding dengan sabun, detergen mempunyai keunggulan antara lain mempunyai daya cuci yang lebih baik serta tidak terpengaruh oleh kesadahan air. Bahan bahan nya adalah sampo yang di taruh di freezer selama 1-2 JAM

Komposisi

Pada umumnya, detergen mengandung bahan-bahan berikut:

Surfaktan

Surfaktan (surface active agent) merupakan zat aktif permukaan yang mempunyai ujung berbeda yaitu hidrofil (suka air) dan hidrofob (suka lemak). Bahan aktif ini berfungsi menurunkan tegangan permukaan air sehingga dapat melepaskan kotoran yang menempel pada permukaan bahan. Secara garis besar, terdapat empat kategori surfaktan yaitu: 
a. Anionik : 
  • - Alkyl Benzene Sulfonate (ABS)
  • - Linier Alkyl Benzene Sulfonate (LAS)
  • - Alpha Olein Sulfonate (AOS) 
b. Kationik : Garam Ammonium
c. Non ionik : Nonyl phenol polyethoxyle
d. Amphoterik : Acyl Ethylenediamines
Builder

Builder (pembentuk) berfungsi meningkatkan efisiensi pencuci dari surfaktan dengan cara menon-aktifkan mineral penyebab kesadahan air. 
a. Fosfat : Sodium Tri Poly Phosphate (STPP)
b. Asetat : 
  • - Nitril Tri Acetate (NTA)
  • - Ethylene Diamine Tetra Acetate (EDTA) 
c. Silikat : Zeolitd. Sitrat : Asam Sitrat
Filler

Filler (pengisi) adalah bahan tambahan deterjen yang tidak mempunyai kemampuan meningkatkan daya cuci, tetapi menambah kuantitas. Contoh Sodium sulfat.

Aditif

Aditif adalah bahan suplemen / tambahan untuk membuat produk lebih menarik, misalnya pewangi, pelarut, pemutih, pewarna dst, tidak berhubungan langsung dengan daya cuci deterjen. Additives ditambahkan lebih untuk maksud komersialisasi produk. Contoh : Enzim, Boraks, Sodium klorida, Carboxy Methyl Cellulose (CMC).  ( Sumber : Wikipedia bahasa Indonesia )

READ MORE - Pengertian Deterjen
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...