Inilah Tips Praktis Mencuci Helm Sendiri

Hampir semua pengendara memakai helmnya setiap mereka mengendarai motor. dengan seringnya helm dipakai maka tak elak lagi helm tersebut terk...

Tampilkan postingan dengan label Pakaian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pakaian. Tampilkan semua postingan

Inilah Kebiasaan Keliru Mencuci Baju Kaos

1. Jangan direndam terlalu lama

Jika baju baru pertama kali dicuci, jangan direndam lebih dari 30 menit. Kalo baju yang udah lama usahakan direndam tidak lebih dari 1 jam. Perhatikan juga takaran detergen, jangan terlalu banyak karena akan merusak sablon

2. Pisahkan kaos

Khususnya jika cucian pas banyak. Biar kaos awet, kita bisa pisahkan pakaian yang tidak luntur dengan yang luntur untuk menghindari kelunturan

3. Jangan disikat

Usahakan saat mencuci jangan menyikat kain karena akan merusak tekstur kain itu, selain itu bagian sablon juga jangan disikat. Jika dikucek juga jangan menggunakan kekuatan penuh ya :v alias secukupnya saja

4. Cara menjemur yang baik

Saat kaos sudah siap untuk dijemur, usahakan bagian dalam baju yang menghadap keluar agar sablonan awet. Dan juga jangan menjemur terlalu lama di panas matahari

5. Hindari mencuci dengan mesin cuci

Walaupun udah zaman moderen, sedih juga sih kalo gak nyuci pake mesin cuci. Tapi usahakan mencuci baju kesayangan secara manual ya gaes. Demi kaos kesayangan :D

6. Cara menyetrika

Pastikan baju sudah benar-benar kering saat disetrika, dan jangan menyetrika pada bagian yang ada sablonnya. Pasti tau kan kenapa?

7. Jika terkena noda

Apabila baju kesayangan kamu terkena noda, segera cuci pada bagian yang kena noda saja. Gunakan detergen atau shampoo dan kucek secara halus. Gak perlu fullspeed lho ya wkwkwkw

Okey, itu tadi sedikit tips merawat kaos. Karena pakaian adalah cerminan pribadi kamu. Semoga mudah dimengerti dan dipraktekkan yah

READ MORE - Inilah Kebiasaan Keliru Mencuci Baju Kaos

Begini lah Cara Menjemur Pakaian Yang Benar

Cara menjemur pakaian ada seninya tersendiri agar pakaian beraroma harum segar, kering sempurna, tidak ternoda, dan tidak kusut. Selain itu, menjemur pakaian di udara terbuka akan membuat pakaian lebih awet dan pakaian putih menjadi lebih putih berkat sinar matahari.

BERIKUT TIPS MENJEMUR PAKAIAN KESAYANGANMU

1. Untuk bahan seperti kaos yang bisa melar sebaiknya pada saat dijemur jangan digantung dengan hanger agar kerah atau bagian leher tidak melar.

2. Pakaian yang ada sablon / sablonan seperti kaos / t-shirt sebaiknya dijemur setelah baju dibalik. Jadi yang terkena matahari secara langsung adalah baju bagian dalam agar warna baju tidak cepat pudar, kusam dan mbladus.

3. Selain dengan cara menjemur pakaian pada sisi sebaliknya, bisa juga menjemur pakaian dengan posisi miring terhadap cahaya matahari agar tidak terlalu panas.

4. Dalam menjemur pakaian sebaiknya gunakan penjepit baju agar baju kita tidak beterbangan tertiup angin kencang yang dapat membuat baju kembali kotor jika jatuh ke tanah atau lantai yang kotor.

Menjemur dengan cara yang salah atau asal-asalan akan membuat kualitas dari suatu pakaian menjadi menurun. Karena itu meskipun terkesan sepele, menjemur pakaian dengan benar sangatlah diperlukan. Agar pakaian tetap awet dan terjaga, jemurlah dengan cara berikut ini:
  • Banyak orang sering menggunakan hanger atau gantungan baju untuk menjemur pakaian. Tahukah kamu bahwa menjemur dengan hanger akan membuat serat kain dalam pakaian menjadi turun karena kandungan air ketika dicuci masih tersimpan dan terkumpul dibagian bawah pakaian. Sebaiknya jemur dengan cara seperti kamu menjemur sprei, handuk atau kain di tiang gantungan, atau diselipkan di bagian bawah hanger dengan cara seperti dilipat.
  • Usahakan untuk menjemur pakaian dengan cara membaliknya sehingga bagian dalam menjadi bagian terluar. Hal ini juga bermanfaat untuk menjaga warna pakaian agar tidak pudar akibat sinar matahari langsung, terutama warna-warna yang gelap seperti hitam, marun atau biru donker.
  • Menjemur pakaian tak harus selalu terkena sinar matahari langsung. Diangin-anginkan saja sebenarnya sudah cukup untuk membuat pakaian menjadi kering. Namun untuk jenis-jenis pakaian yang berat atau berbahan tebal dan menyerap banyak air, menjemur di bawah sinar matahari akan membuatnya menjadi cepat kering dengan sempurna.
  • Jangan menjemur pakaian terlalu lama. Rentang waktu antara 3-5 jam sebenarnya sudah cukup asalkan pakaian tersebut sudah kering secara merata. Bila sudah cukup kering, segeralah angkat dari tiang jemuran. Jangan biarkan pakaian terjemur selama berjam-jam, apalagi dibawah sinar matahari yang terik. Dengan begitu kualitas pakaian akan tetap terjaga, tidak pudar ataupun menipis.
Selain itu, mengeringkan pakaian di luar ruangan dengan siraman sinar matahari berlimpah adalah cara menjemur paling ideal. Namun, jika cuaca tidak memungkinkan, mengeringkan pakaian di dalam ruangan juga bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut.

- Tempat menjemur

Perhatikan tempat menjemur pakaian yang akan dikeringkan, yaitu tempat paling cerah dan berangin dalam rumah. Jangan sekali-sekali menjemur pakaian di kamar tidur yang amat berpotensi membuat area tinggal terpapar spora jamur.

- Ventilasi

Buka jendela agar udara segar bisa mengalir masuk dan keluar saat menjemur pakaian dalam ruangan. Kipas penyedot udara atau extractor fan bisa membantu menekan kelembaban pakaian, tapi pastikan kipas bersih dan bebas dari debu sebelum digunakan.

- Pemanas ruangan

Berinvestasi membeli pemanas ruangan untuk dipakai di rumah sama sekali bukan pilihan merugikan. Selain menghangatkan suhu saat cuaca dingin, alat rumah tangga tersebut bisa membantu mempercepat waktu pengeringan pakaian yang dijemur di dalam rumah saat hari hujan.

- Dehumidifier

Sama seperti pemanas ruangan, dehumidifier alias penyerap udara lembab adalah perlengkapan rumah tangga yang cukup diperlukan. Terutama, jika tinggal di properti lawas yang punya masalah kelembaban sehingga memperlambat waktu pengeringan saat menjemur di dalam ruangan.

- Gantungan baju

Selain meletakkan pakaian di rak pengering, jemur sebagian pakaian dengan menggantungnya menggunakan hanger atau gantungan baju. Pembagian itu perlu untuk memastikan lebih banyak pakaian kering selekas mungkin, kemudian disetrika dan dimasukkan ke lemari pakaian.

- Waktu mencuci

Luangkan waktu untuk mencuci pakaian lebih awal dari biasanya jika telah berniat untuk mengeringkannya di dalam ruangan. Mencuci pakaian pada pagi hari membuatnya lebih cepat kering dibandingkan malam hari meski dijemur di dalam rumah.

READ MORE - Begini lah Cara Menjemur Pakaian Yang Benar

Ketika Pakaian Luntur Menjadi Bencana. Selamatkan Dengan Cara Ini

Pakaian luntur memang bisa jadi bencana banget. Terutama kalau pakaian yang kelunturan adalah pakaian kesayangan atau pakaian yang penting untuk kita.

Namun jangan khawatir atau bersedih hati. Beberapa kasus pakaian luntur masih bisa diselamatkan dengan menggunakan beberapa cara yang mudah Anda terapkan di rumah.

Nah berikut ini adalah beberapa cara yang bisa membantu Anda mengatasi masalah pakaian luntur. Let's try.

Menggunakan Jeruk Nipis Atau Belimbing Wuluh

Cara ini adalah yang paling mudah, namun juga untuk kasus kelunturan yang masih relatif mudah untuk ditangani. Bubuhkan perasan jeruk nipis pada pakaian yang luntur, kemudian kucek sampai bersih. Selain menggunakan jeruk nipis, Anda juga bisa menggunakan belimbing wuluh.

Menggunakan MSG

MSG mungkin kurang baik bagi kesehatan Anda, namun bisa menyelamatkan pakaian kesayangan Anda yang luntur. MSG atau micin bisa kita manfaatkan sebagai senjata untuk mengatasi pakaian yang luntur bila dipadukan dengan deterjen.

Caranya, takar MSG lebih banyak daripada deterjen, kemudian masukkan ke dalam ember berisi air hangat. Rendam pakaian selama beberapa saat hingga air hangat dingin.

Ambil pakaian luntur tersebut, kemudian cuci dalam larutan deterjen lainnya tanpa MSG. Bilas dan jemur seperti biasa.

Menggunakan Cuka

Cara lainnya untuk mengatasi pakaian luntur adalah dengan menggunakan cuka. Campur cuka dengan deterjen, kemudian campur dengan air. Rendam pakaian di dalamnya selama 30 menit. Kemudian bilas pakaian dan jemur seperti biasa.

Perhatikan bahan pilihan Anda dengan kain dari pakaian. Beberapa jenis serat kain mungkin tidak cocok dengan asam atau bahan tertentu.

READ MORE - Ketika Pakaian Luntur Menjadi Bencana. Selamatkan Dengan Cara Ini

Beginilah Cara Menghilangkan Bau Keringat di Pakaian

Keringan atau bau badan memang selalu menjadi masalah oleh semua orang, apalagi keringat dan bau badan yang berlebihan baik itu di badan dan bau keringat yang menempel di pakaian.
Bagaimana cara menghilangkan bau keringat di pakaian? Jangan kawati Fresher, simak langkah-langkah cara menghilangkan bau keringat di pakaian berikut ini. 

Berikut ini cara menghilangkan bau keringat di pakaian sehingga menjadi bau segar dan bersih seperti baru lagi : 

1. Periksa pakaian atau baju tersebut bisa dicuci sendiri di rumah atau hanya bisa dicuci kering (dry clean) oleh jasa penatu. Jika bisa dicuci basah, lanjutkan ke langkah selanjutnya. 

2. Gunakan sikat bagian bawah lengan baju atau pada ketiak baju atau pakaian memakai sikat gigi bekas yang telah dibasahi obat kumur penyegar mulut tanpa warna. 

Tes terlebih dulu produk obat kumur yang akan Anda pakai di bagian kecil dan tersembunyi pada baju Anda. Jika terjadi pemudaran warna kain, hentikan pemakaian produk ini dan beralihlah ke opsi berikutnya. 

3. Rendam bagian baju yang berbau ketiak di dalam larutan air garam dengan konsentrasi tinggi. 

Untuk membuatnya, masukkan secangkir garam ke dalam 2 liter (sekitar 2 gayung) air bersih. Biarkan bagian tersebut terendam selama 2 jam. 

4. Masukkan baju ke dalam mesin cuci, pilih siklus air hangat. Periksa petunjuk perawatan pada label pakaian untuk mengetahui suhu air maksimum yang bisa dipakai untuk mencuci baju tersebut. 

5. Tambahkan deterjen yang biasa Anda pakai. Pastikan cucian sudah terbilas hingga bersih sebelum dikeringkan.

6. Untuk hasil akhir setelah pakaian kering dan di setrika, selanjutnya semprotkan pewangi laundry merata pada pakaian. Maka aroma segar pakaian dan baju Anda akan terlihat seperti baru lagi.

READ MORE - Beginilah Cara Menghilangkan Bau Keringat di Pakaian

Cara Mencuci Pakaian Terkena Najis

Yang dimaksud dengan pakaian najis di sini adalah pakaian yang telah terkena najis, baik najis berat, najis sedang ataupun najis ringan termasuk dalmhal ini celana dalam yang terkena air kencing. Misalnya ketika buang air kecil, setelah buang air kecil masih mengeluarkan setetes dua tetes atau lebih maka itu sudah pakaian najis atau pakaian yang sudah terkena najis.

Pertama sekali yang harus dilakukan sebelum mencuci pakaian najis atau pakaian yang telah terkena najis adalah memisahkannya dengan pakaian lain yang tidak terkena najis

Air yang digunakan untuk mencuci pakaian najis atau pakaian kena najis adalah air yang suci lagi mensucikan. Ambil air suci lagi mensucikan, lalu siramkan air ke pakaian najis atau pakaian yang kena najis dan bersihkan sampai suci. Penyiraman dilakukan dari atas sampai bawah. Supaya aliran air langsung jatuh ke bawah dan langsung mengalir ke selokan. Sampai hilang najisnya.

Jangan merendam pakaian najis atau pakaian yang kena najis kerena dengan merendamnya tidak akan membuat pakaian menjadi suci. Bahkan bisa membuat bagian pakaian yang lain jadi terkena najis semua. Karena najisnya kena air dan bercampur dengan air, maka najis akan menyebar dan mengenai semua bagian pakaian. Walaupun dikucek, najisnya tetap di situ. Meskipun air rendaman dibuang, pakaian tetap belum suci karena najis masih menempel setidak – tidaknya melalui air.

Selain itu pakaian najis bisa juga direndam dan dikucek di danau, sungai mengalir, dan wadah yang bisa menampung air lebih dari 2 qullah. Kalau direndam dan dibersihkan di bak air yang umumnya dipunyai oleh rumah tangga, tentunya belum bisa menyucikan pakaian najis atau pakaian yang terkena najis. Mencuci pakaian najis atau pakaian yang terkena najis dengan kran air yang mengalir juga bisa menjadikannya suci dengan syarat jika najisnya hilang dan air bekas bilasan atau basuhan itu langsung mengalir ke selokan. Tidak mengenai pakaian itu lagi.
“ Air dua qullah air itu menurut Imam Nawawi +/- 174,58 liter sedangkan menurut Imam Rofi'i +/- 176,245 liter. Imam Nawawi dan Imam Rofi’i adalah ulama Madzhab Syafi’i “
Mencuci pakaian najis dengan mesin cuci belum menjadikan pakaian itu suci. Karena ukuran penampungan air di mesin cuci kurang dari 2 qullah. Walau mesin cuci, yang setelah mencuci ada pembilasan yang airnya mengalir dari atas lalu keluar dari saluran pembuangan di bagian bawah mesin cuci tetap saja tidak mampu mensucikan pakaian najis atau pakaian yang terkena najis tersebut, karena meskipun mesin cucinya ada pembilasan, tetap tidak bisa suci, karena pakaiannya masih terlipat – lipat dan di lipatan - lipatan tersebut masih menempel najis

Cara mensucikan pakaian najis atau pakaian yang terkena najis dengan mesin cuci adalah, sebelum dicuci dengan mesin cuci, bersihkan dulu sampai najisnya hilang dengan bilasan atau basuhan air suci lagi mensucikan yang air bekas bilasan atau air basuhannya itu mengalir langsung ke bawah atau selokan sehingga tidak akan mengenai kembali pakaian. Baru kemudian boleh dicuci dengan mesin cuci karena pakaiannya sudah suci.
Bagi anda yang berminat untuk memulai usaha laundry tapi tidak tahu bagaimana cara memulainya, Segera hubungi kami, kami siap membantu semua keperluan yang anda butuhkan seperti " laundry chemical " terbaik dan bermutu tinggi, termasuk Training Singkat Usaha Laundry Gratis.. Tis... Tis... , Survey / Penentuan Tempat / Lokasi Usaha, Penyediaan dan Pengadaan Mesin Cuci dan Mesin Pengering Bermerk Dengan Harga Paling Murah ( boleh diadu ) Dan Lain - Lain Sebagainya. Pokoknya Komplit Sesuai Kebutuhan Anda. 
Percayakan semua pada kami 
Kami professional Yang Sudah Berpengalaman
"Membuka Usaha Laundry baru"
Puluhan Pengusaha Laundry Pemula  

Telah Kami Bimbing Mencapai Kesuksesan, 
Jangan Pernah Ragu Menghubungi Kami

( PUTRA / TENGKU )
Telp : 085319223008

WA : 087880140730


READ MORE - Cara Mencuci Pakaian Terkena Najis
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...