Inilah Tips Praktis Mencuci Helm Sendiri

Hampir semua pengendara memakai helmnya setiap mereka mengendarai motor. dengan seringnya helm dipakai maka tak elak lagi helm tersebut terk...

Tampilkan postingan dengan label Mencuci. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mencuci. Tampilkan semua postingan

Inilah Tips Praktis Mencuci Helm Sendiri

Hampir semua pengendara memakai helmnya setiap mereka mengendarai motor. dengan seringnya helm dipakai maka tak elak lagi helm tersebut terkena debu dan keringat pemakainya sehingga bagian dalam helm terlihat kotor dan bau ditambah lagi bila menghadapi musim penghujan maka helm pun sering basah oleh air hujan.

Mencuci helm tidaklah sulit, hampir sama dengan mencuci pakaian atau mencuci benda lain yang jarang mendapat perhatian untuk dicuci dan mencuci helm lebih praktis dan tidak terlalu mengeluarkan banyak tenaga.

Untuk lebih jelasnya silahkan simak uraian di bawah ini:

1. Lepaskanlah bantalan pada kedua sisi kiri dan kanan bagian dalam helm, bagian inilah yang bersentuhan dengan daerah sekeliling telinga saat kita menggunakan helem.

2. Lepaskanlah kaca pelindung dan plastik pelindung cahaya yang berada di atas helm (khusus tipe half face) dengan cara: 
  • lepaskanlah penutup baud yang berada di sisi luar kanan dan kiri helm 
  • kemudian lepaskan baudnya menggunakan obeng (minus atau plus, disesuaikan dengan bentuk kepala baud) 
  • lalu pisahkan kaca helm, pelindung cahaya, dari helem. 
  • Bila baud telah terlepas maka bantalan helm yang berada di dalam dapat dilepaskan dari batok helem, 
  • tapi bila anda merasa kesulitan maka bantalan yang berada di dalam tidak usah dilepas.
3. Siapkan air dalam wadah yang agak besar, misalnya jolang plastik, campurkan deterjen lalu aduk hingga larut bersama air. 

Rendamlah Semua bantalan helem kira-kira setengah jam lalu bersihkan kotoran yang menempel menggunana sikat halus.

4. Setelah semua bantalan bersih lakukanlah pembilasan berulang kali dengan cara merendamnya dalam air bersih sambil meremas-remas semua bantalan sampai tidak ada lagi buih yang keluar.

5. Untuk menghilangkan bau maka rendamlah bantalan helm di dalam air yang telah dicampur pewangi pakaian kemudian diperas sampai semua air terlepas.

6. Proses selanjutnya adalah pengeringan, gunakanlah pengering rambut (hair dryer) dengan menggunakan tombol pilihan low untuk menjaga lapisan/bantalan yang berbahan stereo foam agar tidak meleleh.

Janganlah menyemprokan udara panas dengan terus menerus pada satu bagian tapi beralihlah ke bagian lain dan aturlah jarak hair dryer dengan helm untuk menjaga kerusakan pada bantalan helem.

Cara pengeringan yang paling bagus adalah dengan sinar matahari langsung agar proses pengeringan terjadi dengan alami bukan dengan cara dipaksa.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba

READ MORE - Inilah Tips Praktis Mencuci Helm Sendiri

Aneka Tips Terbaik Perawatan Pakaian

Tips-1 : Agar baju putih kelihatan tetap cemerlang

Baju atau kemeja berwarna putih, lama kelamaan akan jadi kekuning-kuningan. Tentu saja hal ini sering membuat kita kesal. Untuk mengatasinya, cobalah tips berikut: Sediakan air secukupnya, masukkan deterjen kira-kira satu sendok, lalu aduk rata. Setelah itu tuangkan pembersih porselen cair kira-kira sepertiga gelas dan rendamlah baju atau kemeja beberapa menit, lalu bilaslah sampai bersih. Nah, lihatlah baju atau kemeja putih anda, kembali cemerlang. 

Tips-2 : Pakaian Agar Tidak Kusut 

Saat melakukan perjalanan, apakah anda sering repot karena pakaian yang sudah ditata rapi dalam koper menjadi kusut ketika ingin dipakai? Nah, untuk mengatasi halitu, cobalah tip dari mertua saya. Caranya, setelah pakaian disetrika, selipkan 1-2 helai Koran di dalamnya, lalu lipat dan susun rapi dalam koper. Anda pasti terkejut melihat kemeja, blus, rok atau pantaloon anda tetap licin. Tak repot untuk setrika ulang, kan.Silahkan mencoba. 

Tips-3 : Agar Pakaian Dalam Tetap Bersih 

Bila anda sedang datang bulan atau mengalami keputihan, tak perlu cemas mengenai kebersihannya. Ikutilah tip berikut ini: cucilah celana dalam anda hingga noda haid bersih. Setelah itu ambilah sabun mandi, gosokkan di celana sampai berbusa. Selanjutnya, sediakan tempat untuk merendam celana kotor tersebut. Kemudian, panaskan air setengah mendidih kira-kira 1-1,5 liter dan siramkan ke celana itu satu hari satu malam, tanpa dikucek dan langsung dibilas. Niscaya pakaian anda akan tetap bersih dan harum, tanpa meninggalkan bau amis. 

Tips-4 : Menghilangkan Luntur di Pakaian 

Jika pakaian anda kelunturan warna pakaian yang lain, jangan khawatir. Rendamlah pakaian tersebut selama sekitar 30 menit dalam larutan asam cuka yang telah dicampur dengan deterjen. Dengan cara itu, niscaya pakaian anda yang kelunturan akan bersih kembali. Selamat mencoba. 

Tips-5 : Membersihkan Noda Tinta dengan Sabun Colek 

Sabun colek bukan sekedar pembersih perabotan dapur dan pakaian, tapi bisa menghilangkan noda tinta di baju atau celana. Caranya, rendam pakaian yang terkena noda tinta selama 15 menit dengan air biasa. Setelah itu, ambil sabun colek dan oleskan pada pakaian yang terkena noda tinta, lalu dikucek sampai noda tinta hilang. Nah, pakaian anda akan bersih seperti semula tanpa menimbulkan bekas atau kerusakan. Mudah kan? Selamat mencoba. 

Tips-6 : Menghilangkan Noda Minyak pada Pakaian 

Noda minyak pada pakaian terkadang sulit dihilangkan. Jika anda mengalami hal serupa, jangan khawatir, ikuti resep berikut ini: Taburkan bedak pada pakaian yang terkena noda, kucek-kucek seperti mengucek pakaian saat mencuci, setelah itu cuci seperti biasa menggunakan sabun. Niscaya noda minyak pada pakaian anda akan hilang. Selamat mencoba. 

Tips-7 : Menghilangkan Noda Getah pada Pakaian 

Noda getah yang mengotori pakaian anda terkadang sangat sulit untuk dihilangkan. Jika pakaian anda terkena noda getah, jangan khawatir, atasi dengan cara berikut ini: Pada bagian yang ternoda tetesi dua atau tiga tetes minyak tanah, rendam pakaian dalam air beberapa saat, angkat pakaian, pada bagian ternoda olesi sabun detergen, gosok perlahan dengan sikat gigi. Tak lama kemudian getah akan hilang. Jika getah sudah hilang, cucilah pakaian seperti biasa menggunakan sabun. Selamat mencoba. 

Tips-8 : Memelihara Pakaian Berwarna dengan Shampo 

Anda mungkin pernah kesal ketika pakaian berwarna kesukaan anda warnanya cepat pudar. Jika ini terjadi, jangan khawatir, atasi dengan resep berikut ini. Ketika mencuci, jangan gunakan deterjen atau pembersih lain, tetapi gunakanlah shampoo. Tuangkan shampoo secukupnya dengan air dan kocok hingga berbusa. Rendam pakaian berwarna anda kurang lebih 30 menit. Cuci dan bilaslah seperti biasa, jemur di tempat yang agak teduh. Lakukanlah dengan teratur maka warna pakaian anda tidak akan cepat pudar. Selamat mencoba. 

Tips-9 : Sabun untuk Mencuci Sutera 

Agar warna-warna bahan yang terbuat dari sutera tidak cepat memudar, biasanya ketika mencuci digunakan daun waru atau klerek. Akan tetapi jika anda kesulitan mendapatkan kedua bahan tersebut bisa diganti dengan shampoo. Caranya sebagai berikut: Rendamlah bahan sutera pada 3 liter air yang sudah diberi shampoo, diamkan beberapa saat, kucek perlahan, kemudian bilas dengan air bersih. Niscaya bahan dari sutera tersebut warnanya tidak cepat memudar. Selamat mencoba. 

Tips-10 : Agar Sprei Tidak Kusut 

Sprei yang baru kita pasang terkadang terlihat kusut. Untuk menghindari hal ini, lakukan seperti berikut ini: Ambil satu sendok tepung kanji , masak dengan tiga gelasair, setelah matang masukkan larutan tersebut dalam satu ember air, aduk hingga rata, masukkan sprei yang sebelumnya sudah dicuci dengan bersih, angkat sprei, jemur, bila sudah kering disetrika. Dengan cara seperti itu, niscaya sprei anda tidakakan kusut lagi ketika dipasang. Selamat mencoba. 

READ MORE - Aneka Tips Terbaik Perawatan Pakaian

Inilah Kebiasaan Keliru Mencuci Baju Kaos

1. Jangan direndam terlalu lama

Jika baju baru pertama kali dicuci, jangan direndam lebih dari 30 menit. Kalo baju yang udah lama usahakan direndam tidak lebih dari 1 jam. Perhatikan juga takaran detergen, jangan terlalu banyak karena akan merusak sablon

2. Pisahkan kaos

Khususnya jika cucian pas banyak. Biar kaos awet, kita bisa pisahkan pakaian yang tidak luntur dengan yang luntur untuk menghindari kelunturan

3. Jangan disikat

Usahakan saat mencuci jangan menyikat kain karena akan merusak tekstur kain itu, selain itu bagian sablon juga jangan disikat. Jika dikucek juga jangan menggunakan kekuatan penuh ya :v alias secukupnya saja

4. Cara menjemur yang baik

Saat kaos sudah siap untuk dijemur, usahakan bagian dalam baju yang menghadap keluar agar sablonan awet. Dan juga jangan menjemur terlalu lama di panas matahari

5. Hindari mencuci dengan mesin cuci

Walaupun udah zaman moderen, sedih juga sih kalo gak nyuci pake mesin cuci. Tapi usahakan mencuci baju kesayangan secara manual ya gaes. Demi kaos kesayangan :D

6. Cara menyetrika

Pastikan baju sudah benar-benar kering saat disetrika, dan jangan menyetrika pada bagian yang ada sablonnya. Pasti tau kan kenapa?

7. Jika terkena noda

Apabila baju kesayangan kamu terkena noda, segera cuci pada bagian yang kena noda saja. Gunakan detergen atau shampoo dan kucek secara halus. Gak perlu fullspeed lho ya wkwkwkw

Okey, itu tadi sedikit tips merawat kaos. Karena pakaian adalah cerminan pribadi kamu. Semoga mudah dimengerti dan dipraktekkan yah

READ MORE - Inilah Kebiasaan Keliru Mencuci Baju Kaos

Begini lah Cara Menjemur Pakaian Yang Benar

Cara menjemur pakaian ada seninya tersendiri agar pakaian beraroma harum segar, kering sempurna, tidak ternoda, dan tidak kusut. Selain itu, menjemur pakaian di udara terbuka akan membuat pakaian lebih awet dan pakaian putih menjadi lebih putih berkat sinar matahari.

BERIKUT TIPS MENJEMUR PAKAIAN KESAYANGANMU

1. Untuk bahan seperti kaos yang bisa melar sebaiknya pada saat dijemur jangan digantung dengan hanger agar kerah atau bagian leher tidak melar.

2. Pakaian yang ada sablon / sablonan seperti kaos / t-shirt sebaiknya dijemur setelah baju dibalik. Jadi yang terkena matahari secara langsung adalah baju bagian dalam agar warna baju tidak cepat pudar, kusam dan mbladus.

3. Selain dengan cara menjemur pakaian pada sisi sebaliknya, bisa juga menjemur pakaian dengan posisi miring terhadap cahaya matahari agar tidak terlalu panas.

4. Dalam menjemur pakaian sebaiknya gunakan penjepit baju agar baju kita tidak beterbangan tertiup angin kencang yang dapat membuat baju kembali kotor jika jatuh ke tanah atau lantai yang kotor.

Menjemur dengan cara yang salah atau asal-asalan akan membuat kualitas dari suatu pakaian menjadi menurun. Karena itu meskipun terkesan sepele, menjemur pakaian dengan benar sangatlah diperlukan. Agar pakaian tetap awet dan terjaga, jemurlah dengan cara berikut ini:
  • Banyak orang sering menggunakan hanger atau gantungan baju untuk menjemur pakaian. Tahukah kamu bahwa menjemur dengan hanger akan membuat serat kain dalam pakaian menjadi turun karena kandungan air ketika dicuci masih tersimpan dan terkumpul dibagian bawah pakaian. Sebaiknya jemur dengan cara seperti kamu menjemur sprei, handuk atau kain di tiang gantungan, atau diselipkan di bagian bawah hanger dengan cara seperti dilipat.
  • Usahakan untuk menjemur pakaian dengan cara membaliknya sehingga bagian dalam menjadi bagian terluar. Hal ini juga bermanfaat untuk menjaga warna pakaian agar tidak pudar akibat sinar matahari langsung, terutama warna-warna yang gelap seperti hitam, marun atau biru donker.
  • Menjemur pakaian tak harus selalu terkena sinar matahari langsung. Diangin-anginkan saja sebenarnya sudah cukup untuk membuat pakaian menjadi kering. Namun untuk jenis-jenis pakaian yang berat atau berbahan tebal dan menyerap banyak air, menjemur di bawah sinar matahari akan membuatnya menjadi cepat kering dengan sempurna.
  • Jangan menjemur pakaian terlalu lama. Rentang waktu antara 3-5 jam sebenarnya sudah cukup asalkan pakaian tersebut sudah kering secara merata. Bila sudah cukup kering, segeralah angkat dari tiang jemuran. Jangan biarkan pakaian terjemur selama berjam-jam, apalagi dibawah sinar matahari yang terik. Dengan begitu kualitas pakaian akan tetap terjaga, tidak pudar ataupun menipis.
Selain itu, mengeringkan pakaian di luar ruangan dengan siraman sinar matahari berlimpah adalah cara menjemur paling ideal. Namun, jika cuaca tidak memungkinkan, mengeringkan pakaian di dalam ruangan juga bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut.

- Tempat menjemur

Perhatikan tempat menjemur pakaian yang akan dikeringkan, yaitu tempat paling cerah dan berangin dalam rumah. Jangan sekali-sekali menjemur pakaian di kamar tidur yang amat berpotensi membuat area tinggal terpapar spora jamur.

- Ventilasi

Buka jendela agar udara segar bisa mengalir masuk dan keluar saat menjemur pakaian dalam ruangan. Kipas penyedot udara atau extractor fan bisa membantu menekan kelembaban pakaian, tapi pastikan kipas bersih dan bebas dari debu sebelum digunakan.

- Pemanas ruangan

Berinvestasi membeli pemanas ruangan untuk dipakai di rumah sama sekali bukan pilihan merugikan. Selain menghangatkan suhu saat cuaca dingin, alat rumah tangga tersebut bisa membantu mempercepat waktu pengeringan pakaian yang dijemur di dalam rumah saat hari hujan.

- Dehumidifier

Sama seperti pemanas ruangan, dehumidifier alias penyerap udara lembab adalah perlengkapan rumah tangga yang cukup diperlukan. Terutama, jika tinggal di properti lawas yang punya masalah kelembaban sehingga memperlambat waktu pengeringan saat menjemur di dalam ruangan.

- Gantungan baju

Selain meletakkan pakaian di rak pengering, jemur sebagian pakaian dengan menggantungnya menggunakan hanger atau gantungan baju. Pembagian itu perlu untuk memastikan lebih banyak pakaian kering selekas mungkin, kemudian disetrika dan dimasukkan ke lemari pakaian.

- Waktu mencuci

Luangkan waktu untuk mencuci pakaian lebih awal dari biasanya jika telah berniat untuk mengeringkannya di dalam ruangan. Mencuci pakaian pada pagi hari membuatnya lebih cepat kering dibandingkan malam hari meski dijemur di dalam rumah.

READ MORE - Begini lah Cara Menjemur Pakaian Yang Benar

Tips Mencuci Celana Jeans Agar Tidak Pudar

Tips mencuci celana jeans agar tidak pudar. Mungkin Anda mempunyai banyak celana jeans didalam lemari pakaian Anda, akan tetapi Anda tidak mengetahui bagaimana cara merawatnya. Anda hanya menumpuknya di dalam lemari pakaian Anda sampai berbau jamur dan warnanya jadi pudar.

Atau mungkin Anda pengguna setia celana jeans dan terlalu sering memakainya sehingga membuat warna dari celana jeans Anda hilang atau memudar dan Anda pun memutuskan untuk membeli celana jeans yang baru.

Hal ini hanya akan membuat kondisi keuangan Anda menjadi tidak stabil dikarenakan Anda harus membeli celana baru pada setiap bulannya. Oleh karena itu, kami akan memberikan beberapa tips dan juga cara mencuci celana jeans agar tetap awet dan warnanya tidak pudar.

Bila Anda mempunyai celana jeans yang warnanya gelap, Anda bisa mencucinya dengan memakai cuka sebelum melakukan pencucian dengan menggunakan detergen. Masukan satu cangkir cuka rumah tangga reguler kedalam mesin cuci tanpa menambahkan deterjen atau apapun dan gunakanlah air dingin.

Jika Anda tidak mempunyai cuka atau Anda takut untuk memakai cuka dalam mesin cuci Anda, gunakanlah ember yang sudah diisi air dan secangkir garam.

Jangan mencuci celana jeans Anda dengan memakai air panas, karena hal tersebut akan membuat warna celana jeans Anda memudar. Anda bisa mencuci celana jeans Anda dengan menggunakan air dingin. Cara ini akan mencegah warna celana Anda memudar dan menyusut, terlebih lagi bila Anda memakai deterjen khusus. Setelah itu jemurlah celana jeans Anda pada suhu udara yang tidak terlalu panas.

Jangan pernah mengeringkan celana jeans di pengering mesin cuci, karena suhu tinggi dalam pengeringan sangat buruk untuk celana Anda. Jadi, hindarilah mesin pengering dan cobalah untuk mengeringkannya dengan cara diperas saja.

Jangan coba-coba untuk menyikat jeans Anda, karena hal itu akan membuat celana jeans Anda bulukan. Anda bisa menguceknya atau Anda bisa menggunakan papan pembersih pakaian setelah Anda merendamnya dengan menggunakan detergen yang ringan.

Itulah beberapa tips mencuci celana jeans Anda agar tidak pudar. Selamat mencoba!

READ MORE - Tips Mencuci Celana Jeans Agar Tidak Pudar

Beginilah Cara Menghilangkan Bau Keringat di Pakaian

Keringan atau bau badan memang selalu menjadi masalah oleh semua orang, apalagi keringat dan bau badan yang berlebihan baik itu di badan dan bau keringat yang menempel di pakaian.
Bagaimana cara menghilangkan bau keringat di pakaian? Jangan kawati Fresher, simak langkah-langkah cara menghilangkan bau keringat di pakaian berikut ini. 

Berikut ini cara menghilangkan bau keringat di pakaian sehingga menjadi bau segar dan bersih seperti baru lagi : 

1. Periksa pakaian atau baju tersebut bisa dicuci sendiri di rumah atau hanya bisa dicuci kering (dry clean) oleh jasa penatu. Jika bisa dicuci basah, lanjutkan ke langkah selanjutnya. 

2. Gunakan sikat bagian bawah lengan baju atau pada ketiak baju atau pakaian memakai sikat gigi bekas yang telah dibasahi obat kumur penyegar mulut tanpa warna. 

Tes terlebih dulu produk obat kumur yang akan Anda pakai di bagian kecil dan tersembunyi pada baju Anda. Jika terjadi pemudaran warna kain, hentikan pemakaian produk ini dan beralihlah ke opsi berikutnya. 

3. Rendam bagian baju yang berbau ketiak di dalam larutan air garam dengan konsentrasi tinggi. 

Untuk membuatnya, masukkan secangkir garam ke dalam 2 liter (sekitar 2 gayung) air bersih. Biarkan bagian tersebut terendam selama 2 jam. 

4. Masukkan baju ke dalam mesin cuci, pilih siklus air hangat. Periksa petunjuk perawatan pada label pakaian untuk mengetahui suhu air maksimum yang bisa dipakai untuk mencuci baju tersebut. 

5. Tambahkan deterjen yang biasa Anda pakai. Pastikan cucian sudah terbilas hingga bersih sebelum dikeringkan.

6. Untuk hasil akhir setelah pakaian kering dan di setrika, selanjutnya semprotkan pewangi laundry merata pada pakaian. Maka aroma segar pakaian dan baju Anda akan terlihat seperti baru lagi.

READ MORE - Beginilah Cara Menghilangkan Bau Keringat di Pakaian

Rahasia Mencuci Jersey / Baju Olahraga

Cara mencuci baju mungkin tidak sama pada semua orang, karena standar kebersihan yang berbeda-beda pula. Tapi setiap orang tentu punya kesamaan dalam cara mencuci baju, misalnya sama-sama ingin mencuci dengan cara yang lebih praktis. Selain karena mencuci baju adalah aktivitas yang cukup menyita waktu, adakalanya mencuci juga tidak bisa dilakukan bersama aktivitas lain, karena beberapa pakaian membutuhkan perhatian khusus.

Nah cara mencuci jersey tidak bisa disamakan dengan mencuci baju biasa atau sembarangan, karena dapat merusak jersey itu sendiri. Sedikit kita bahas tentang jersey. Jersey sebenarnya nama lain dari kaos bola. Dimana untuk jersey bola Grare Ori, itu hampir 98 persen sama dengan betuk baju bola yang dipakai pemain dilapangan. Selain bentuknya, bahan jersey pun beraneka ragam tergantung produsen yang memproduksinya, seperti Nike, Adidas dan lainnya. Bahan yang digunakan adalah 100% high quality polyester.

Berikut cara mencuci Jersey yang baik dan benar.
  1. Ambil ember, isi dengan air dan deterjen.Aduk hingga berbusa.
  2. Rendam sebentar jersey bola yg sudah dibalik (bagian dalam diluar) kedalam ember yg berisi campuran air dan deterjen tadi (sekitar 2 ampe 3 menit aja).
  3. Cuci jersey dengan cara diangkat dan dicelupkan berulang-ulang (JANGAN DIKUCEK !).
  4. Setelah itu,siapkan 1 ember lagi.Isi dengan air biasa,lalu angkat dan celupkan hingga sisa diterjen hilang.
  5. JANGAN DIPERAS !!! Biarkan sisa airnya hilang sendiri.
  6. Hindari mencuci dengan mesin cuci.
  7. Jemur jersey dengan gantungan,dan jangan kena sinar matahari langsung.
  8. JANGAN DISETRIKA !!! Nanti sablonannya bisa mengelupas.
Tips utk Patch/Sablon yg mulai lepas :
  • Beri sedikit lem kain (merk UHU), pada patch yang mulai lepas kemudian dibalik patch tersebut diberi kertas minyak atau kain tipis (supaya lem tidak sampai rembes kebagian lain).
  • Setelah itu, siapkan setrika panas.
  • Pada patch yang mulai lepas itu juga dialasi dengan kain tipis (jangan sampai patch atau jersey kontak langsung dengan setrika).
  • Letakan setrika diatas patch dan tekan selama 5 - 7 detik saja.
  • Setelah itu angin - anginkan sebentar hingga panasnya hilang.

READ MORE - Rahasia Mencuci Jersey / Baju Olahraga

Beginilah Cara Mencuci Hijab Agar Tetap Awet dan Tidak Melar

Hijab kini memang semakin banyak model, motif dan bahannya. Semakin lama style hijab memang semakin berkembang dengan pesat. Hijab tak lagi dipandang sebelah mata. Wanita berhijab juga bisa tampil fashionable dan super stylish.

Bagi kamu hijaber yang punya banyak sekali koleksi hijab tentu harus paham betul tips merawat hijab yang benar. Jangan sampai karena salah perawatan kamu akan merusak koleksi hijabmu. 

Berikut ini adalah tips mencuci hijab yang benar agar hijabmu awet dan tak melar. Check these out.
  • Cuci selalu hijab menggunakan air dingin. Hindari menggunakan air panas karena bisa berisiko merusak bahan hijab.
  • Rendam hijab tak perlu lama, cukup 15-20 menit saja sebelum kemudian dicuci.
  • Sebisa mungkin jangan menggunakan mesin cuci saat mencuci hijabmu. Cukup dikucek ringan saja untuk membersihkan bekas keringat. Menggunakan mesin cuci berpotensi mengubah bentuk hijab.
  • Pisahkan warna hijab yang akan dicuci sehingga warnanya tidak luntur.
  • Gunakan deterjen yang lembut agar warna hijab tetap cerah dan tidak mudah pudar.
  • Saat mengeringkan jangan memeras terlalu kuat.
  • Saat menjemur jangan kena sinar matahari langsung, cukup dengan mengangin-anginkannya saja.
  • Hindari menjemur dengan melipat hijab, ini akan meninggalkan bekas lipatan.

Nah, itu tadi beberapa tips jitu yang bisa kamu lakukan untuk membuat hijabmu senantiasa awet dan tahan lama. Dengan begini hijabmu akan lebih nyaman dipakai serta selalu terlihat cantik dan baru. Semoga informasi ini bermanfaat.

READ MORE - Beginilah Cara Mencuci Hijab Agar Tetap Awet dan Tidak Melar

Tips dan Triks Mencuci Sendiri Karpet di Rumah

Menjaga kebersihan karpet masih menjadi kebiasaan mahal. sehingga masyarakat seringkali membiarkan karpetnya kotor dibanding mencucinya secara rutin, padahal karpet adalah tempat yang sering dipakai untuk bersantai. makan, duduk dan bahkan tidur juga seringkali dilakukan diatas gelaran karpet.

Posisi karpet yang berada di lantai menyebabkan debu dan kuman akan banyak menempel di permukaan maupun bagian dasar karpet. Sehingga pencucian secara rutin, sebaiknya menjadi sebuah aktivitas yang wajib anda lakukan setiap minggu atau maksimal sebulan sekali.

Berikut ini akan kami bagikan cara mencuci karpet anda sendiri di rumah. Tahapan-tahapan dalam mencuci karpet adalah sebagai berikut:
  • Menepuk - nepuk karpet dengan tongkat kayu untuk membuang debu.
Lakukan dalam posisi terbalik - posisi telungkup.
Gelar karpet diatas dudukan, bisa berupa tangga yang disandarkan pada dua kursi di sisi kanan dan kiri. Setelah tertata dengan baik, maka tepuk-tepuk permukaan karpet hingga debu turun ke lantai.
  • Bersihkan area pencucian dari debu dan kotoran lain yang bisa menempel pada karpet saat akan dilakukan pencucian.
Gelar karpet pada area pencucian. posisi mencuci dimulai pada bagian dasar karpet terlebih dahulu.
  • Siram permukaan karpet dengan air bersih, lalu tarik airnya dengan menggunakan penyapu air. Dengan penyapu air ini, debu-debu dan kotoran yang menempel pada karpet bisa terbuang.
  • Lakukan penyikatan karpet dengan air sabun dan sikat cuci. Setelah selesai penyikatan, bilas dengan menyiramkan air dan menariknya dengan sapu air agar sisa deterjen dan sisa kotoran bisa terbuang.
  • Setelah selesai mencuci bagian dasar karpet, gulung karpet lalu bersihkan area pencucian.
  • Lakukan pencucian bagiaan permukaan karpet sama seperti cara mencuci dasar karpet.
  • Setelah selesai proses, naikkan karpet keatas tangga yang tadi dipakai untuk merontokkan debu. Kemudian siram kembali hingga sabun dan kotoran bisa terangkat secara sempurna.
  • Diamkan karpet beberapa saat untuk meniriskan air yang tertinggal di karpet.
  • Jemur pada tempat yang panas dan berangin agar karpet cepat kering.
Demikian tips sederhana, cara mencuci karpet sendiri dan bila anda butuh bantuan

Siti Clean sebagai sebuah merek yang mengusung motto “ Bersih Murah dan Wangi “ memperkenalkan Lista sebagai produk utamanya yang terdiri dari beberapa varian produk yang sangat cocok untuk kebutuhan standar rumah tangga yang pastinya mampu membersihkan lebih bersih dengan harga yang lebih murah namun hasilnya tetap wangi dan segar lebih lama.

Pilihan yang kami sediakan untuk anda adalah Lista Wash yang terdiri dari Lista Wash Extra Busa dan Lista Wash Non-Busa untuk mencuci pakain berwarna agar tetap cemerlang, Lista Soft yang terdiri dari Lista Soft Extra Busa dan Lista Soft Non-Busa untuk membuat cucian menjadi lebih lembut dan halus serta Lista Fresh yang terdiri dari Lista Fresh Extra Busa dan Lista Fresh Non-Busa menjadikan cucian lebih wangi dan harumnya bertahan lebih lama. Sedangkan Lista Premium merupakan varian produk khusus dan terbatas untuk noda berat sesuai dengan kebutuhan konsumen

Bagi yang berminat untuk memulai usaha laundry tapi tidak tahu bagaimana cara memulainya, Segera hubungi kami, kami siap membantu semua keperluan yang anda butuhkan seperti " laundry chemical " terbaik dan bermutu tinggi, termasuk Training Singkat Usaha Laundry Gratis.. Tis... Tis... , Survey / Penentuan Tempat / Lokasi Usaha, Penyediaan dan Pengadaan Mesin Cuci dan Mesin Pengering Bermerk Dengan Harga dijamin Paling Murah ( boleh diadu ) Dan Lain - Lain Sebagainya. Pokoknya Komplit Sesuai Kebutuhan Anda. 

Percayakan semua pada kami, Kami professional Yang Sudah Berpengalaman "Membuka Usaha Laundry baru " Puluhan Pengusaha Laundry Pemula Telah Kami Bimbing Mencapai Kesuksesan,
Jangan Pernah Ragu Menghubungi Kami
( PUTRA / TENGKU
Telp : 085319223008
WA  : 087880140730

READ MORE - Tips dan Triks Mencuci Sendiri Karpet di Rumah

Cara Mencuci Pakaian Terkena Najis

Yang dimaksud dengan pakaian najis di sini adalah pakaian yang telah terkena najis, baik najis berat, najis sedang ataupun najis ringan termasuk dalmhal ini celana dalam yang terkena air kencing. Misalnya ketika buang air kecil, setelah buang air kecil masih mengeluarkan setetes dua tetes atau lebih maka itu sudah pakaian najis atau pakaian yang sudah terkena najis.

Pertama sekali yang harus dilakukan sebelum mencuci pakaian najis atau pakaian yang telah terkena najis adalah memisahkannya dengan pakaian lain yang tidak terkena najis

Air yang digunakan untuk mencuci pakaian najis atau pakaian kena najis adalah air yang suci lagi mensucikan. Ambil air suci lagi mensucikan, lalu siramkan air ke pakaian najis atau pakaian yang kena najis dan bersihkan sampai suci. Penyiraman dilakukan dari atas sampai bawah. Supaya aliran air langsung jatuh ke bawah dan langsung mengalir ke selokan. Sampai hilang najisnya.

Jangan merendam pakaian najis atau pakaian yang kena najis kerena dengan merendamnya tidak akan membuat pakaian menjadi suci. Bahkan bisa membuat bagian pakaian yang lain jadi terkena najis semua. Karena najisnya kena air dan bercampur dengan air, maka najis akan menyebar dan mengenai semua bagian pakaian. Walaupun dikucek, najisnya tetap di situ. Meskipun air rendaman dibuang, pakaian tetap belum suci karena najis masih menempel setidak – tidaknya melalui air.

Selain itu pakaian najis bisa juga direndam dan dikucek di danau, sungai mengalir, dan wadah yang bisa menampung air lebih dari 2 qullah. Kalau direndam dan dibersihkan di bak air yang umumnya dipunyai oleh rumah tangga, tentunya belum bisa menyucikan pakaian najis atau pakaian yang terkena najis. Mencuci pakaian najis atau pakaian yang terkena najis dengan kran air yang mengalir juga bisa menjadikannya suci dengan syarat jika najisnya hilang dan air bekas bilasan atau basuhan itu langsung mengalir ke selokan. Tidak mengenai pakaian itu lagi.
“ Air dua qullah air itu menurut Imam Nawawi +/- 174,58 liter sedangkan menurut Imam Rofi'i +/- 176,245 liter. Imam Nawawi dan Imam Rofi’i adalah ulama Madzhab Syafi’i “
Mencuci pakaian najis dengan mesin cuci belum menjadikan pakaian itu suci. Karena ukuran penampungan air di mesin cuci kurang dari 2 qullah. Walau mesin cuci, yang setelah mencuci ada pembilasan yang airnya mengalir dari atas lalu keluar dari saluran pembuangan di bagian bawah mesin cuci tetap saja tidak mampu mensucikan pakaian najis atau pakaian yang terkena najis tersebut, karena meskipun mesin cucinya ada pembilasan, tetap tidak bisa suci, karena pakaiannya masih terlipat – lipat dan di lipatan - lipatan tersebut masih menempel najis

Cara mensucikan pakaian najis atau pakaian yang terkena najis dengan mesin cuci adalah, sebelum dicuci dengan mesin cuci, bersihkan dulu sampai najisnya hilang dengan bilasan atau basuhan air suci lagi mensucikan yang air bekas bilasan atau air basuhannya itu mengalir langsung ke bawah atau selokan sehingga tidak akan mengenai kembali pakaian. Baru kemudian boleh dicuci dengan mesin cuci karena pakaiannya sudah suci.
Bagi anda yang berminat untuk memulai usaha laundry tapi tidak tahu bagaimana cara memulainya, Segera hubungi kami, kami siap membantu semua keperluan yang anda butuhkan seperti " laundry chemical " terbaik dan bermutu tinggi, termasuk Training Singkat Usaha Laundry Gratis.. Tis... Tis... , Survey / Penentuan Tempat / Lokasi Usaha, Penyediaan dan Pengadaan Mesin Cuci dan Mesin Pengering Bermerk Dengan Harga Paling Murah ( boleh diadu ) Dan Lain - Lain Sebagainya. Pokoknya Komplit Sesuai Kebutuhan Anda. 
Percayakan semua pada kami 
Kami professional Yang Sudah Berpengalaman
"Membuka Usaha Laundry baru"
Puluhan Pengusaha Laundry Pemula  

Telah Kami Bimbing Mencapai Kesuksesan, 
Jangan Pernah Ragu Menghubungi Kami

( PUTRA / TENGKU )
Telp : 085319223008

WA : 087880140730


READ MORE - Cara Mencuci Pakaian Terkena Najis
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...